GERAKAN #JALANHIJAU KONTRIBUSI MENGURANGI POLUSI



Belakangan ini kita mendengar bahkan ramai diperbincangkan mengenai buruknya kualitas udara Jakarta akibat tingginya pencemaran udara. Salah satu penyebab tingginya pencemaran udara tersebut adalah polusi yang dihasilkan dari emisi gas buang kendaraan bermotor. Kemudian kenapa polusi udara akibat emisi gas buang di Jakarta begitu tinggi, ya jelas semua bermula karena banyaknya jumlah kendaraan bermotor di jalan-jalan kota ini.  Melihat kondisi ini apakah kita lantas diam saja, rasanya kita perlu melakukan hal nyata untuk berkontribusi mengurangi polusi di Jakarta. Bagaimana dan langkah apa saja yang paling efektif dan mudah diterapkan oleh kita, nah… dalam kebingungan ini tiba-tiba BangJu mendapat jawaban dari sebuah gerakan yang digagas oleh BPTJ Kementrian Perhubungan Republik Indonesia bertajuk #JalanHijau.


Apa sih gerakan #JalanHijau itu?

Gerakan #JalanHijau adalah sebuah gerakan yang mendorong masyarakat untuk semaksimal mungkin berpindah dari kendaraan bermotor milik pribadi ke angkutan umum massal atau berjalan kaki saja jika jarak dekat. Karena jika semakin banyak masyarakat yang meninggalkan kendaraan pribadi lalu beralih ke angkutan umum dan berjalan kaki maka jalan akan menjadi ramah lingkungan (hijau) yang akan memberikan dampak positif badi individu maupun masyarakat secara umum.

Ada 2 isu yang melatarbelakangi gerakan #JalanHijau ini yaitu ;

  1. isu transportasi.
  2. isu kesehatan/lingkungan.
Isu Transportasi bahwa lalu lintas semakin macet dengan tingginya kendaraan pribadi yang masih memenuhi jalan dan belum maksimalnya penggunaan angkutan umum serta aktifitas jalan kaki untuk jarak relatif dekat oleh masyarakat. Bahkan untuk yang terjadi saat ini adalah masyarakat lebih memilih menggunakan berkendaraan pribadi (mobil/sepeda motor) untuk menuju jarak yang relatif dekat.

Dari Isu Kesehatan/Lingkungan menunjukan bahwa tingginya penggunaan kendaraan pribadi menyebabkan kemacetan dan polusi udara yang berdampak serius bagi kesehatan. Selain itu kebiasaan masyarakat yang selalu menggunakan kendaraan pribadi terutama sepeda motor membuat kecenderungan masyarakat kurang bergerak sehingga resiko terkena penyakit non infeksi menjadi semakin tinggi pada usia muda, data dari Kemenkes terjadi peningkatan dari 26,1 % (2017) menjadi 33,5% (2018). Perlu diketahui bahwa saat ini orang-orang Indonesia sangat minim berjalan kaki, rata-rata hanya 3000 langkah/hari dari seharusnya 6000 langkah/hari atau idealnya 10.000 langkah/hari.



Kampanye Gerakan #JalanHijau

Sebagai sarana sosialisasi dan pengenalan Gerakan #JalanHijau kepada masyarakat pada tanggal 19 s/d 22 Agustus 2019 BPTJ Kemenhub RI mengadakan kampanye yang dilaksanakan di empat titik yaitu di Stasiun Juanda Jakarta, Pedestrian Jln. Kendal Jakarta (area depan St. Sudirman, St. BNI City dan St. MRT Dukuh Atas), Bekasi (perempatan BCP Bekasi) dan di Depok. Kampanye ini melibatkan berbagai pihak diantaranya pegawai Kemenhub, media dan blogger serta taruna-taruni dari Sekolah Tinggi Transportasi Darat (STTD).



Kampanye ini dilakukan untuk memberi pesan dan mengajak masyarakat yang masih menggunakan kendaraan pribadi untuk beralih ke angkutan umum massal atau berjalan kaki serta bagi masyarakat yang telah menggunakan kendaraan umum massal diberikan apresiasi. Penyampaian pesan dilakukan menggunakan media poster, pembagian masker, pin kipas dan tumbler yang kesemuanya memuat pesan-pesan tentang berjalan kaki dan naik angkutan umum massal.



Proses penyampaian pesan ini juga di representasikan melalui kostum yang digunakan pemberi pesan yakni menggunakan kombinasi warna kuning, putih dan hijau. Kombinasi warna ini bukan tanpa tujuan, masing-masing warna ini memiliki filosofi sebagai berikut;

  • Kuning ; bermakna sinar matahari, sesuai dengan pendekatan pesan yang dilakukan dalam kampanye ini yaitu pendekatan benefit kesehatan dimana aktifitas berjalan kaki dan menggunakan angkutan umum massal akan banyak terpapar sinar matahari yang berdampak baik bagi kesehatan.
  • Putih ; bermakna bersih dan ketulusan karena kesediaan melakukan aktifitas jalan kaki dan menggunakan angkutan umum masal atas keinginan diri sendiri.
  • Hijau ; bermakna ramah lingkungan (go green) dari kegiatan ini.



Ayo laksanakan gerakan #JalanHijau

Pada kesempatan kali ini BangJu juga ingin mengajak teman-teman khususnya dan masyarakat pada umumnya untuk mulai melaksanakan gerakan #JalanHijau sebagai bentuk kontibusi nyata kita dalam mengurangi polusi udara.

Ayok kita beralih menggunakan angkutan umum massal karena pemerintah juga sudah melakukan perbaikan dan menambah moda-moda transportasi umum sehingga pengguna dapat nyaman berkendaraan umum.

Ayok kita jalan kaki supaya badan lebih sehat, pemerintah juga sudah memperbaiki pedestrian sebagai fasilitas bagi pejalan kaki sehingga pejalan kaki semakin nyaman untuk berjalan kaki.


0 Response to "GERAKAN #JALANHIJAU KONTRIBUSI MENGURANGI POLUSI"

Post a Comment

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel